Materi Tes Karakteristik Pribadi (TKP) Aspek Toleransi


Aspek toleransi pada tes TKP CPNS bertujuan untuk mengukur tingkat kedewasaan Anda dalam bertoleransi. Toleransi adalah sikap menerima dan membantu orang lain yang sedang mengalami kesulitan tertentu sehingga, meskipun hal tersebut membuat Anda kehilangan sumber daya (seperti: materi, waktu, dan perhatian), maka Anda tetap melakukannya dengan tulus.
Contohnya sikap toleransi dalam dunia pekerjaan diperlukan untuk saling membantu sesama rekan kerja dan sekaligus menjaga kekompakan tim, baik dalam maupun luar kantor.


TIPS:

  • Tidak ada manusia yang dapat hidup sendiri di dunia ini. Pahamilah bahwa manusia adalah makhluk sosial yaitu hidup saling menolong.
  • Tidak ada manusia yang sempurna, semua orang memiliki kelebihan dan kekurangan.

Contoh


  1. Saya termasuk orang yang ... di mata rekan-rekan kerja.
    1. memiliki sikap toleransi yang biasa saja
    2. memiliki sikap toleransi tinggi
    3. terkadang toleran terhadap kesulitan kawan
    4. memiliki sikap toleransi rendah
    5. sama sekali tidak punya rasa toleransi
Jawaban : B 
Pembahasan: 
Saya termasuk orang yang ... di mata rekan-rekan kerja.
  1. memiliki sikap toleransi yang biasa saja 
    Skor 3:
    Perlu introspeksi diri, perbaiki kekurangan yang ada, dan segeralah berubah untuk lebih baik lagi.
  2. memiliki sikap toleransi tinggi 
    Skor 5:
    Apabila rekan-rekan kerja menilai Anda memiliki sikap toleransi tinggi, maka memang seperti adanya. Namun, perlu diwaspadai dari sikap sombong. Tetaplah rendah hati dan selalu menjaga sikap toleransi yang Anda miliki.
  3. erkadang toleran terhadap kesulitan kawan 
    Skor 4:
    Perlu dibedakan antara sikap toleransi dan bantu-membantu. Sikap toleransi tidak hanya dalam ha/ teman sedang dalam kesulitan.
  4. memiliki sikap toleransi rendah 
    Skor 2:
    Perlu introspeksi diri dan segeralah berubah untuk lebih baik lagi.
  5. sama sekali tidak punya rasa toleransi 
    Skor 1:
    Segeralah berubah untuk lebih baik Jagi.

  1. Kabar yang Saya terima, ayah dari rekan kerja di kantor sedang sakit keras dan rekan kerja tersebut tak punya biaya untuk membawanya ke rumah sakit. Semestinya yang Saya lakukan adalah ...
    1. memberinya bantuan semampu saya
    2. menasihatinya untuk lain kali mencari fasilitas kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah
    3. menganjurkannya untuk mengikuti asuransi kesehatan
    4. mengoordinir rekan-rekan lain untuk turut membantu
    5. melaporkan kepada atasan tentang hal ini
Jawaban : A 
Pembahasan: 
Kabar yang Saya terima, ayah dari rekan kerja di kantor sedang sakit keras dan rekan kerja tersebut tak punya biaya untuk membawanya ke rumah sakit. Semestinya yang Saya lakukan adalah ...
  1. memberinya bantuan semampu saya 
    Skor 5:
    Menunjukkan sikap yang paling tepat.
  2. menasihatinya untuk lain kali mencari fasilitas kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah 
    Skor 2:
    Perlu dipahami bahwa menasihati orang yang sedang dalam kesulitan dapat mengakibatkan perasaan tersinggung karena yang lebih dibutuhkan adalah solusi. Oleh karena itu, perlu adanya pendampingan dan bantuan. Bantuan yang diberikan tidak harus berupa keringanan biaya, namun bisa berupa tenaga atau pikiran, misalnya membantu mencarikan informasi fasilitas kesehatan yang dianjurkan pemerintah, atau membantu dalam proses bagaimana memperoleh fasilitas kesehatan tersebut, dan sebagainya.
  3. menganjurkannya untuk mengikuti asuransi kesehatan 
    Skor 3:
    Hal ini sebaiknya dilakukan setelah ada proses kesembuhan, sehingga tidak akan menyinggung perasaan teman dan sebagai langkah antisipasi untuk kejadian di masa yang akan datang.
  4. mengoordinir rekan-rekan lain untuk turut membantu 
    Skor 4:
    Sikap ini dapat meringankan beban rekan karena semakin banyak yang membantu, namun perlu dipahami bahwa membantu yang paling utama adalah dari diri Anda sendiri terlebih dahulu.
  5. melaporkan kepada atasan tentang hal ini 
    Skor 1:
    Menunjukkan tindakan yang kurang tepat.