Materi dan Panduan Teknis Pelaksanaan Daring MPLS TP 2020 - 2021 DI Tengah Pandemi COVID-19 (SD , SMP , SMA dan SMK)

Materi dan Panduan Teknis Pelaksanaan Daring MPLS TP 2020 - 2021 DI Tengah Pandemi COVID-19 (SD , SMP , SMA dan SMK)  - Tahun ajaran baru 2020/2021 dimulai tanggal 13 Juli 2020. Sebagaimana biasa, awal tahun ajaran ditandai dengan kegiatan MPLS bagi siswa. Mengingat pandemi corona yang masih mengancam kehidupan bangsa, pembelajaran tatap muka di sekolah belum ditetapkan oleh pemerintah. Oleh karenanya, pelaksanaan MPLS boleh dilaksanakan secara daring. Namun, materi yang diperkenalkan kepada siswa baru adalah materi teoretis, sedangkan materi yang membutuhkan pengalaman di sekolah akan disampaikan ketika pandemi corona telah berlalu dan sekolah sudah diizinkan berjalan sebagaimana biasanya. MPLS direncanakan tanggal 13-15 Juli 2020. dengan mengikuti kebijakan pemerintah apabila PSBB ini telah dibuka kembali, harus dirancang beberapa alternatif pelaksanaan MPLS.


Pandemi membuat segalanya berubah, maka untuk bisa melakukan pembelajaran tahun ini sekolah juga banyak yang belum siap dengan tatanan baru pada dunia pendidikan, akan tetapi paksaan ini yang harus segera dikerjakan.

Baca Juga : 

Adanya pandemi semua sekolah menerapkan pembelajaran di rumah dan memanfaatkan media telekomunikasi berupa alat komunikasi dengan mengusung konsep Daring ( Dalam Jaringan Online ). Semua pembelajaran daring pastinya akan memerlukan koneksi jaringan internet, yang mana tujuannya untuk menghubungkan antara pengguna yang satu dengan pengguna lainnya (server +client).

Di semua fase, semestinya Stake Holder, kepala sekolah, guru dan orang tua  harus saling menguatkan untuk berkolaborasi mewujudkan pendidikan yang lebih baik di era normal baru sesuai tugas dan fungsi masing-masing

- Peran Pendidik pada MPLS di Masa Pandemi COVID-19
  • memfasilitasi pembelajaran jarak jauh secara daring, luring, maupun kombinasi keduanya sesuai kondisi dan ketersediaan sarana pembelajaran
  • berkordinasi dengan kepala sekolah dan mereview Materi
  • menyiapkan penlaian diri guru, dukungan guru, sumber daya, menyusun pembelajaran, dukungan dan umpan balik kepada siswa dan penilaian
  • menyiapkan profil pembelajaran, status dan kebutuhan saat ini, dukungan keluarga
- Peran orangtua pada MPLS di Masa Pandemi COVID-19
  • memastikan mekanisme komunikasi dengan guru dan tenaga pendidik
  • bersama guru merencanakan pembelajaran inklusif (jadwal dan penugasan) sesuai kondiri orang tua dan peserta didik
  • bersama guru mengontrol pembelajaran siswa
  • berkoordinasi dengan guru mengenai penugasan belajar


Berikut ini adalah beberapa alternatif Mode MPLS tahun 2020/2021 secara online dengan menggunakan beberapa aplikasi:
  1. Video Conference
  2. VLOG
  3. Youtube
  4. Facebook
  5. ZOOM
  6. WEBEX
  7. DLL
- Mekanisme MPLS 2020
  1. Untuk teknik penilaian dalam asesment terstruktur harus sesuai dengan jenis kegiatan, yang terdiri dari: observasi, partisipasi, unjuk kerja, tes tertulis, tes lisan, atau angket
  2. Instrumen penilaian yang digunakan harus mampu mengukur kemampuan peserta didik saat kegiatan daring dalam berbuat kebaikan dari rumah, seperti: penilaian proses pembelajaran, penilaian hasil pembelajaran dilakukan terhadap portofolio yang menggambarkan unjuk kerja peserta didik, dan penilaian sikap dapat menggunakan teknik penilaian observasi selama kegiatan MPLS daring
  3. Setelah dilakukan penilaian, panitia berkewajiban untuk memberikan feed back atau balikan dan menyampaikan hasil belajar ke peserta didik
  4. Panitia juga dapat memberikan penghargaan pada peserta didik dengan proses belajar yang paling baik


Alternatif Pelaksanaan MPLS 2020
Pada hari pertama MPLS, kegiatan awal bertujuan untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya, antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah.  Beberapa kegiatan yang dapat dilakukan dan mekanismenya :


selanjutnya adalah kegiatan-kegiatan yang bertujuan untuk menumbuhkan motivasi untuk semangat dalam belajar dan interaksi sosial. Berikut adalah alternatif kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan. 


Alternatif  kegiatan MPLS selanjutnya adalah bertujan untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kreativitas, interaksi sosial, kolaborasi, dan spiritual. Kegiatan yang diberikan berupa tugas-tugas yang bermakna, bermanfaat dan menggali kebaikan setiap individu serta melibatkan peran orang tua dan masyarakat. Berikut adalah contoh alternatif kegiatan dalam tahapan ini. 






Silahkan Unduh Petunjuk Teknis Pelaksanaan MPLS Berdasarkan Permendikbud No 18 Tahun 2016 :


Berikut ini merupakan penjelasan singkat mengenai materi-materi yang diberikan kepada peserta didik baru dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2020 - 2021 ini:

1. Wawasan Wiyata Mandala

Peserta didik akan diberikan pengetahuan mengenai arti dan makna wawasan wiyata mandala itu sendiri, unsur-unsur wiyata mandala juga dibahas lengkap pada materi tersebut. Selain itu, pemateri juga akan memberikan pengetahuan mendalam mengenai Sekolah dan Fungsinya, supaya peserta didik faham tujuan mereka berangkat ke sekolah setiap hari itu untuk apa saja. Hal tersebut berguna untuk mengurangi tingkat kemalasan peserta didik dan membuat peserta didik memiliki tujuan yang jelas ketika mereka berangkat ke sekolah.

Materi MPLS Wawasan Wiyata Mandala ( Unduh Disini )

Baca Juga : 
2. Kepramukaan

Peserta didik akan dikenalkan lebih luas dan mendalam mengenai pentingnya mengikuti kegiatan pramuka di sekolah. Karena hal tersebut merupakan proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga yang harapan akhirnya dengan mengikuti kegiatan pramuka ini akan membentuk watak, akhlak dan budi pekerti luhur dan menjadi warga negara yang berjiwa pancasila setia dan patuh kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia serta menjadi anggota masyarakat yang baik dan berguna.

Materi MPLS Kepramukaan ( Unduh Disini )







3. Kesadaran Berbangsa dan bernegara

Pada materi ini peserta didik akan diberi pemahaman mengenai pentingnya kesadaran berbangsa dan bernegara, karena pengaruh globalisasi akhir-akhir ini dan juga panasnya suhu politik di negara indonesia banyak orang yang lebih mementingkan dirinya sendiri dan golongannya daripada bangsa dan negaranya. Maka dari itu, seorang peserta didik yang baik yang disiapkan untuk memajukan bangsa dan negaranya sendiri harus memiliki kesadaran berbangsa dan bernegara yang baik sehingga kelak dapat berguna bagi bangsa dan negara.

Materi MPLS Kesadaran Berbangsa dan bernegara ( Unduh Disini )

4. Belajar Efektif
Pada tahap ini peserta didik juga akan diberikan materi mengenai cara belajar yang baik dan benar. Jadi mereka tidak bosan untuk membaca buku pelajaran dan mengerjakan tugas. Karena canggihnya teknologi pada saat ini, banyak siswa yang malas untuk belajar, mereka lebih suka nonton video online atau main game di android. Sudah bukan hal yang istimewa lagi, zaman sekarang anak SD saja sudah banyak yang dibelikan HP android sendiri oleh orang tuanya, bahkan terkadang lebih bagus dari gurunya sendiri.

Materi MPLS Belajar Efektif ( Unduh Disini )

5. Pendidikan Karakter
Pendidikan karakter perlu ditegakkan di lingkungan sekolah. Hal tersebut sudah ditetapkan oleh Permendikbud no.20 tahun 2018 tentang penguatan pendidikan karakter pada satuan pendidikan formal. lantas, apa yang dimaksud dengan pendidikan karakter itu sendiri. Penguatan Pendidikan karakter adalah gerakan pendidikan di bawah tanggung jawab satuan pendidikan untuk memperkuat karakter peserta didik melalui harmonisasi hati, olah rasa, olah pikir, dan olah raga dengan pelibatan dan kerja sama antara satuan pendidikan, keluarga dan masyarakat sebagai bagian dari Gerakan Nasional Revolusi Mental.Materi 

MPLS Pendidikan Karakter ( Unduh Disini )

6. Tata Krama Siswa
Materi ini sangatlah penting untuk diberikan kepada siswa. Mengingat saat ini banyak akhlak peserta didik yang sudah mulai merosot dan luntur, maka tata krama siswa kepada temannya, kepada gurunya dan kepada orang tuanya sangatlah penting untuk ditegakkan kembali. Jangan sampai kejadian siswa memukul gurunya sendiri terulang kembali seperti pada berita-berita di media nasional yang telah beredar belakangan ini.

Materi MPLS Tata Krama Siswa ( Unduh Disini )

7. Pengenalan Kurikulum Pendidikan (Kurikulum 2013)
Peserta didik akan mendapatkan penjelasan mengenai kurikulum 2013 yang merupakan kurikulum yang masih baru yang diterapkan oleh pemerintah di semua jenjang satuan pendidikan. pada kurikulum 2013 ada perubahan besar-besaran mengenai materi pembelajaran yang diberikan kepada siswa. ada beberapa materi yang telah dirampingkan dan ada juga yang ditambahkan. Salah satu materi yang dirampingkan adalah Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Sosial dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Adapun materi yang ditambah porsinya adalah Matematika. Untuk matematika sendiri disesuaikan dengan pembelajaran standar Internasional.

Materi MPLS Pengenalan Kurikulum 2013 ( Unduh Disini )

8. Pembinaan Mental
Pendidikan dimanapun dan kapanpun masih dipercaya orang sebagai media ampuh untuk membentuk kepribadian anak ke arah kedewasaan. Pendidikan agama adalah unsur terpenting dalam pendidikan moral dan pembinaan mental. Pendidikan moral yang paling baik sebenarnya terdapat dalam agama karena nilai-nilai moral yang dapat dipatuhi dengan kesadaran sendiri dan penghayatan tinggi tanpa ada unsur paksaan dari luar, datangnya dari keyakinan beragama. Karenanya keyakinan itu harus dipupuk dan ditanamkan sedari kecil sehingga menjadi bagian tidak terpisahkan dari kepribadian anak sampai ia dewasa. Melihat dari sini, pendidikan agama di sekolah mendapat beban dan tanggung jawab moral yang tidak sedikit apalagi jika dikaitkan dengan upaya pembinaan mental remaja. 

Materi MPLS Pembinaan Mental ( Unduh Disini )

Silahkan Unduh Contoh Panduan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) Tahun Pelajaran 2020/2021 SMAN 3 MALANG Pada link yang sudah kami siapkan dibawah ini :



(Unduh Disini) Contoh Panduan MPLS 2020/2021

Demikianlah tadi beberapa ulasan singkat mengenai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah 2020 - 2021 yang dapat diberikan kepada peserta didik baru. Sehingga peserta didik baru lebih semangat dalam belajar di lingkungan sekolah baru dan juga nantinya kelak menjadi generasi yang dapat memajukan bangsa dan negara, kelak berguna bagi bangsa dan negara dan kelak dapat sukses untuk dirinya sendiri. Amiiin.