E-Book 53 Metode Belajar dan Pembelajaran

Metode memiliki peran yang sangat strategis dalam mengajar. Metode berperan sebagai rambu-rambu atau “bagaimana memproses” pembelajaran sehingga dapat berjalan baik dan sistematis. Bahkan dapat dikatakan proses pembelajaran tidak dapat berlangsung tanpa suatu metode. Karena itu, setiap guru dituntut menguasai berbagai metode dalam rangka memproses pembelajaran efektif, efesien, menyenangkan dan tercapai tujuan pembelajaran yang ditargetkan. Secara implementatif metode pembelajaran dilaksanakan sebagai teknik, yaitu pelaksanakan apa yang sesungguhnya terjadi (dilakukan guru) untuk mencapai tujuan.

E-Book 53 Metode Belajar dan Pembelajaran
E-Book 53 Metode Belajar dan Pembelajaran

Metode secara harfiah berarti “cara”. Secara umum, metode diartikan sebagai suatu cara atau prosedur yang dipakai untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam pendapat lain juga dijelaskan bahwa metode adalah cara atau prosedur yang dipergunakan oleh fasilitator dalam interaksi belajar dengan memperhatikan keseluruhan sistem untuk mencapai suatu tujuan. Sedangkan kata “mengajar” sendiri berarti memberi pelajaran (Fathurrohman dan Sutikno, 2007; 55).

Berdasarkan pandangan di atas dapat dipahami bahwa metode mengajar merupakan cara-cara menyajikan bahan pelajaran kepada peserta didik untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Metode itu sendiri merupakan salah satu sub sistem dalam sistem pembelajaran, yang tidak bisa dilepaskan begitu saja.

Baca Juga :

Metode pembelajaran dalam implementasinya memiliki prosedur atau fase-fase tertentu. Secara garis besar dalam satu proses interaksi belajar, metode pembelajaran dikelompokkan menjadi empat fase utama, yaitu fase pendahuluan, fase pembahasan, fase menghasilkan dan fase penurunan.
Fase pendahuluan; dimaksudkan untuk menyusun dan mempersiapkan mental set yang menguntungkan, menyenangkan guna pembahasan materi pembelajaran. Dalam fase ini fasilitator dapat melakukan kaji ulang (review) terhadap pembahasan sebelumnnya dan menghubungkan dengan pembahasan berikutnya.

Secara implementatif metode pembelajaran dilaksanakan sebagai teknik pembelajaran. Secara utuh bila dirangkai dari filosofinya rangkaian itu adalah dari pendekatan, model, stategi, metode, dan teknik pembelajaran. Pendekatan adalah pola/cara berpikir atau dasar pandangan terhadap sesuatu. Model merupakan orientasi filosofi dari pembelajaran. Pendekatan dan model terdapat sejumlah strategi yang dapat digunakan. Sedangkan strategi adalah pola umum perbuatan guru-peserta didik di dalam perwujudan kegiatan pembelajaran.

KLASIFIKASI METODE

Metode bukan merupakan tujuan, melainkan cara untuk mencapai tujuan sebaik-baiknya. Untuk itu tidak mungkin membicarakan metode tanpa mengetahui tujuan yang hendak dicapai. Jadi berhasil tidaknya tujuan yang akan dicapai bergantung pada penggunaan metode yang tepat. Hal tersebut mengingatkan kita bahwa sebenarnya tidak ada metode mengajar yang paling baik atau buruk. Yang ada adalah guru yang cakap dengan tidak cakap dalam memilih dan mempergunakan metode dalam pembelajaran.
Klasifikasi metode pembelajaran, hanya untuk memudahkan guru dalam memilih metode sesuai dengan strategi yang akan dipilih. Untuk itu klasifikasi disini didasarkan pada strategi pembelajaran. Klasifikasi metode pembelajaran
  1. Strategi pembelajaran langsung, Strategi pembelajaran langsung sangat diarahkan oleh guru. Metode yang cocok antara lain: ceramah, tanya jawab, demonstrasi, latihan, dan drill.
  2. Strategi pembelajaran tidak langsung, Sering disebut inkuiri, induktif, pemecahan masalah, pengambilan keputusan dan penemuan. Strategi ini berpusat pada peserta didik. Metode yang cocok digunakan antara lain: inkuiri, studi kasus, pemecahan masalah, peta konsep.
  3. Strategi pembelajaran interaktif, Menekankan pada diskusi dan sharing di antara peserta didik, maka metode yang cocok antara lain: diskusi kelas, diskusi kelompok kecil atau projek, kerja berpasangan.
  4. Strategi pembelajaran mandiri, Merupakan strategi pembelajaran yang bertujuan untuk membangun inisiatif individu, kemandirian, dan peningkatan diri. Bisa dilakukan dengan teman atau sebagai bagian dari kelompok kecil. Memberikan kesempatan peserta didik untuk bertanggung jawab dalam merencanakan dan memacu belajarnya sendiri. Dapat dilaksanakan sebagai rangkaian dari metode lain atau sebagai strategi pembelajaran tunggal untuk keseluruhan unit. Metode yang cocok antara lain: pekerjaan rumah, karya tulis, projek penelitian, belajar berbasisi komputer, E-learning.
  5. Belajar melalui pengalaman, Berorientasi pada kegiatan induktif, berpusat pada peserta didik dan berbasis aktivitas. Refleksi pribadi tentang pengalaman dan formulasi perencanaan menuju penerapan pada konteks yang lain merupakan faktor kritis dalam pembelajaran empirik yang efektif. Metode yang cocok antara lain: bermain peran, observasi/survey, simulasi.

Berdasarkan beberapa pendekatan yang dilakukan, metode pembelajaran dibagi kedalam beberapa jenis, antara lain sebagai berikut.
  1. Berdasarkan pemberian informasi, yaitu: metode ceramah, metode tanya jawab, metode demonstrasi, dan lain sebagainya.
  2. Berdasarkan pemecahan masalah, yaitu: metode curah pendapat, metode diskusi kelompok, metode rembuk sejoli, metode panel, metode seminar, dan lain sebagainya.
  3. Berdasarkan penugasan, yaitu: metode latihan, metode penugasan, metode permainan, metode kerja kelompok, metode studi kasus, dan metode karya wisata.

FAKTOR-FAKTOR DALAM MENENTUKAN METODE PEMBELAJARAN

Sebelum mengetahui faktor-faktor apa saja yang harus diperhatikan dalam menentukan metode pembelajaran, sebelumnya harus diketahui terlebih dahulu prinsip-prinsip metode pembelajaran. Yang dimaksud dengan prinsip-prinsip dalam pembahasan ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan metode pembelajaran. Prinsip umum penggunaan metode pembelajaran adalah bahwa tidak semua metode pembelajaran cocok digunakan untuk mencapai semua tujuan pembelajaran dan keadaan pembelajaran berlangsung. Semua metode pembelajaran memiliki kekhasan sendiri-sendiri dan relevan dengan tujuan pembelajaran tertentu namun tidak cocok untuk tujuan dan keadaan yang lain. Dengan kata lain, semua metode pembelajaran memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing.
Guru sebagai agency of change harus mampu memillih metode yang tepat sesuai dengan tujuan dan keadaan pembelajaran. Kesalahan dalam memilih metode dalam mengajar berarti guru telah merancang kegagalan dalam pembelajaran.
Sebagai guide dalam memilih metode yang tepat, ada empat prinsip umum dalam menentukan metode pembelajaran, di antaranya;
  1. Berorientasi pada tujuan pembelajaran
  2. Berorientasi pada aktivitas peserta didik
Berorientasi pada individualitas, dan Berorientasi pada integritas.


Baca Juga :
Pada E-Book Dijelaskan 53 Metode Belajar dan Pembelajaran Yaitu Sebagai Berikut :


  1. Metode Ceramah
  2. Metode Tanya Jawab
  3. Metode Demonstrasi
  4. Metode Randomization Technique
  5. Metode Beyound Center And Circle Time (Bcct)
  6. Metode Quantum Teaching Learning
  7. Metode Curah Pendapat (Brainstorming)
  8. Metode Diskusi Umum
  9. Metode Diskusi Kelompok Kecil (Buzz Group)
  10. Metode Panel
  11. Metode Forum Debat
  12. Metode Seminar
  13. Metode Simposium
  14. Metode Active Learning
  15. Metode Round Table
  16. Metode STAD
  17. Metode Learning Cycle
  18. Metode Debat Aktif
  19. Metode Sumbang Saran
  20. Metode Pair Checks
  21. Metode Insiden
  22. Metode Time Token Arends
  23. Metode Latihan
  24. Metode Penugasan (Resitasi)
  25. Metode Permainan
  26. Metode Kelompok Kerja (Workshop)
  27. Metode Studi Kasus
  28. Metode Karya Wisata (Field Trip)
  29. Metode Diad
  30. Metode Kubus Pecah (Broken Square)
  31. Metode Role Playing
  32. Metode Sosiodrama
  33. Metode Simulasi
  34. Metode Flash Card
  35. Metode Picture And Picture
  36. Metode Puzzle Amplop
  37. Metode Share Your Information
  38. Metode Talking Stick
  39. Metode Game Pesawat Masalah
  40. Metode Whole Brain Teaching
  41. Metode Scramble
  42. Metode Complete Sentence
  43. Metode Lucky Day! If You Lucky!
  44. Metode Modelling The Way
  45. Metode Two Stay Two Stray
  46. Metode Teka Teki Silang
  47. Metode Inside Outside Circle (IOC)
  48. Metode Talam Kerja
  49. Metode Snowball Throwing
  50. Metode La’bul Qirtos
  51. Metode Numbered Head Together
  52. Metode Pasangan Bermakna
  53. Metode Bertukar Pasangan
  54. Metode Design Thinking

Silahkan Unduh E-Book 53 Metode Belajar dan Pembelajaran Pada link yang sudah kami siapkan di bawah ini :

(Unduh Disini) E-Book 53 Metode Belajar dan Pembelajaran.Pdf

Demikian Kami Sampaikan E-Book 53 Metode Belajar dan Pembelajaran. Semoga Bermanfaat ..