Panduan Lengkap Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) SSCASN

datadikdasmen.com - Panduan Lengkap Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) SSCASN  - Setiap tahapan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) selalu menjadi perhatian besar masyarakat. Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis Buku Petunjuk Pengisian Daftar Riwayat Hidup (DRH) sebagai panduan resmi bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi. Dokumen ini menjadi acuan penting agar seluruh proses administrasi berjalan tertib, transparan, dan bebas dari kesalahan yang bisa merugikan peserta.

Buku petunjuk ini menjelaskan bahwa DRH adalah dokumen krusial yang wajib diisi oleh peserta SSCASN. Melalui DRH, peserta diminta melengkapi biodata, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, hingga riwayat keluarga. Pengisian harus dilakukan secara teliti karena data tersebut digunakan dalam proses pemberkasan dan tidak dapat diubah setelah dikirim.

Peserta yang lulus seleksi diberikan dua pilihan, yaitu melanjutkan ke tahap pemberkasan atau mengundurkan diri. Bagi yang memilih mundur, sistem menyediakan fitur unggah surat pengunduran diri yang sudah disiapkan templatenya. Sementara bagi yang melanjutkan, langkah pertama adalah mengisi data perorangan seperti nama, alamat, gelar akademik, hingga hobi.

Tahapan berikutnya adalah mengisi riwayat pendidikan dan kursus. Peserta wajib mencantumkan pendidikan formal mulai dari tingkat dasar hingga pendidikan terakhir sesuai ijazah. Sistem sudah otomatis menampilkan pendidikan yang digunakan saat melamar, namun peserta masih dapat melengkapi data lain. Untuk kursus atau pelatihan, hanya jenis kursus yang terdaftar di sistem yang dapat dipilih.

Selain pendidikan, peserta juga diminta menambahkan riwayat pekerjaan, penghargaan, dan prestasi yang pernah diraih. Data ini penting karena akan memperlihatkan rekam jejak profesional calon ASN. Tidak kalah penting, peserta juga wajib mengisi riwayat keluarga mulai dari pasangan, anak, orang tua, hingga mertua. Semua kolom bertanda bintang merah harus diisi dengan lengkap.

Pengalaman organisasi juga termasuk dalam pengisian DRH. Peserta dapat menambahkan organisasi yang pernah diikuti sebelum lulus seleksi. Setelah itu, peserta wajib mencetak DRH, mengisi kolom tertentu dengan tulisan tangan huruf kapital menggunakan tinta hitam, lalu menandatanganinya. Dokumen tersebut kemudian diunggah kembali ke portal SSCASN.

Mari Bergabung dengan Komunitas Telegram dan Whatsapp Datadikdasmen

Peserta hanya dapat menekan tombol “Akhiri Proses Pengisian DRH” apabila seluruh data dan dokumen sudah lengkap diunggah. Kesalahan sekecil apapun bisa berakibat fatal, sehingga kehati-hatian menjadi kunci. Buku Petunjuk Pengisian DRH SSCASN ini diharapkan mampu membantu peserta menjalani proses pemberkasan dengan lancar dan menjadi langkah awal menuju pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara.